Di Gunung Ungaran

DSC01132a

Saya berangkat dari Solo menuju SABS bersama mbak dari UNS 2 orang. Terus Saya berangkat kemudian sudah sampai SABS. Langsung Saya mengambil daun sirih untuk obat. Setelah itu sholat beduk sama sholat asar. Setelah itu menunggu teman yang belum datang. Setelah semua sudah datang Saya naik mobil dan berangkat. Di mobil Saya cerita tentang Sugeng yang mengejr Saya pas mau mengajak dhuril. Akhirnya Saya tidak jadi kerumah Dhuril. Dan cerita sudah selesai, Saya sudah sampai di gunung Ungaran. Pas Saya sampai di sana, Saya dengar orang bilang begini; “Ada mobil masuk jurang”. Dan ternyata ada. Langsung Saya melihat. Setelah itu Saya ke parkiran mobil. Saya sholat maghrib dan sholat isya dan Saya kemudian ke atas lagi makan. Setelah makan terus jalan ke puncak. Pas jalan sambil istirahat. Setelah itu sampai pos 1. Di sana Saya istirahat. Terus melanjutkan perjalanan untuk menuju puncak. Setelah sampai pos kolam renang, Saya ambil air untuk minum dan sambil cuci muka biar tidak ngantuk di perjalanan. Saya sudah sampai puncak dan sambil istirahata Saya menunggu mas dan mbak dari UNS. Di puncak itu tidak ada tempat untuk mendirikan tenda. Terus jalan naik lagi. disana ada tempat untuk mendirikan tenda 3. Dan Saya masuk tenda mau tidur. Dan pas sudah pagi Saya sholat subuh. Terus jalan ke puncak yang lebih tinggi. Oh ya tendanya ditinggal. Di puncak foto-foto. Terus balik ke tenda lagi. terus berkemas mau turun pulang. Ada orang yang membawa musik lagunya oplosan. Pas turun saya sambil istirahat. Kemudian sampai di pos kolam renang, Saya kemudian cuci muka. Kemudian Saya turun lagi melewati sungai. Tiba-tiba ada batu dari atas Saya. Tapi Saya tidak kena batu itu. Saya kaget sekali. Dan saya kemudian jalan lagi akhirnya sampai warung. Saya makan dan minum. Saya kemudian memanggil Pak Yudi untuk diajak makan. Setelah makan saya sholat beduk dan sholat asar. Setelah sholat Saya ganti baju kemudian pulang naik mobil. Di mobil saya tidur sampai SABS. Dan Saya langsung mau pulang, mbak Saya sudah nungguin. Terus Saya langsung pulang. Tapi Saya ke rumah kos yang baru dulu. Saya disana pindah ke kos kosan Klaten besok Januari. Sekarang di asrama mbak dulu. Cerita habis.


Rio Tri Mardiyanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *